Corolla Altis Rebut Pasar Lagi

All New Corolla Altis yang diluncurkan di Atrium Senayan City, 28 Februari 2008, berpotensi merebut kembali pasar sedan kompak yang selama ini didominasinya. Sampai dengan akhir April 2008, All New Corolla Altis terjual sebanyak 1.431 unit, dan untuk sementara menempatkan pesaing utamanya, Honda Civic, di tempat kedua, dengan penjualan sebanyak 969 unit.

All New Corolla Altis yang menggunakan aktor Orlando Bloom sebagai ikon akan menghadapi persaingan yang keras dari Honda Civic, Mazda 3, dan Ford Focus. Sejak kemunculannya di Indonesia pada tahun 2001, Corolla Altis selalu menjadi market leader (memimpin pasar). Namun, ketiadaan model baru pada tahun 2006 dan 2007 menjadikan posisi Corolla Altis diambil alih oleh Honda Civic.

Tuntutan konsumen akan ruang di dalam mobil yang lapang membuat perusahaan pembuat mobil berlomba memperbesar dimensi mobil yang dibuatnya. Oleh karena itu, jangan heran jika mobil-mobil baru yang masuk ke pasar mengalami peningkatan dalam dimensi.

Perusahaan pembuat mobil nomor satu Jepang, Toyota, pun tidak terkecuali. Itu sebabnya dimensi All New Corolla Altis pun ditingkatkan. Panjangnya bertambah 1 sentimeter (cm), demikian juga lebarnya bertambah 5,5 cm. Adapun tingginya direndahkan 1,5 cm, meskipun demikian hal tersebut tidak menyulitkan pengendara dan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari dalam mobil.

Sosok dan kemewahan eksterior Corolla Altis baru semakin mirip dengan sosok Camry dan mendekati sosok Lexus IS yang sekelas dengan Corolla Altis dari segi dimensi. Bukan hanya itu, interior All New Corolla Altis pun dibuat lebih mewah ketimbang pendahulunya. Khususnya pada Corolla Altis tipe V, varian yang paling tinggi, yang diuji jalan Kompas, awal Februari lalu.

All New Corolla Altis menggunakan smart entry atau juga populer dengan sebutan keyless entry. Remote control yang digunakan untuk mengunci dan melepaskan kunci pintu mobil dapat diletakkan di saku pengendara atau di console box, dan langsung menghidupkan mesin mobil dengan menekan tombol start stop engine yang terdapat di dashboard.

Mesin mobil dapat dihidupkan selama remote control yang berfungsi sebagai smart entry itu berada dalam radius 90 cm dari mobil. Jika remote control itu dibawa ke luar mobil dengan jarak lebih dari 90 cm, mesin secara otomatis akan mati.

Seperti mobil papan atas, All New Corolla Altis pun dilengkapi dengan sensor di keempat sisi, dan sensor hujan, yang ditempatkan di bagian tengah atas kaca depan, di belakang kaca spion dalam.

Saat memasuki mobil, tampak jelas bahwa interior All New Corolla Altis lebih mewah dan lebih lapang daripada pendahulunya. Kualitas bahan-bahan yang digunakan di dalam kabin mobil pun lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya, terutama pada kulit yang mendominasi interior dan hiasan-hiasan kayu yang digunakan. Setir pun dapat dinaikkan dan diturunkan (tilt steering) serta ditarik mendekati atau didorong menjauhi pengendara (telescopic steering).

All New Corolla yang digunakan Kompas adalah varian yang memiliki persneling otomatik dengan 4 tingkat kecepatan, yang dilengkapi dengan teknologi tiptronic. Dengan demikian, pengendara dimungkinkan untuk menaikkan dan menurunkan gigi persneling secara manual tanpa kehadiran pedal kopling.

All New Corolla Altis masih tetap mengandalkan mesin berkapasitas 1.8 Liter, 4 silinder segaris, dan dilengkapi dengan VVT-i (variable valve timing withintelligent). Hanya bedanya, pada All New Corolla Altis mesin tersebut dilengkapi dengan intelligent drive by wire atau ETCS-i (electronic throttle control system with intelligent). Dengan demikian, mesin terasa lebih responsif dan penyaluran tenaga atau torsi mesin ke roda terasa lebih halus. Akselerasi terasa lebih mulus.

Berbeda dengan generasi pertama Corolla yang sederhana, yang diperkenalkan pada tahun 1966, All New Corolla Altis, yang merupakan generasi kedelapan, jauh lebih mewah. Dan, bahkan, All New Corolla Altis pun juga diarahkan sebagai mobil yang menggunakan sopir sehingga ruang dan kenyamanan penumpangbelakang serta kesenyapan di kabin pun ditingkatkan.(JL)

Artikel ini merupakan perbaikan dari artikel yang
dimuat di harian Kompas, 26 Februari 2008, halaman 36

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s