All New Mazda CX-3, Sarat Teknologi Kelas di Atasnya

Minggu (7/5) sore, sebanyak 12 unit All New Mazda CX-3 diserahkan kepada para konsumen di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

All New Mazda CX-3 berukuran panjang 4,275 meter, lebar 1,765 meter, dan tinggi 1,535 meter. Dengan dimensi seperti itu, Mazda CX-3 masuk dalam segmen sport utility vehicle (SUV) subcompact, yang ditempati antara lain oleh Honda HR-V, Nissan Juke, Chevrolet Trax, dan Renault Duster. Namun, dari kapasitas mesin 2.0 Liter (1.998 cc) yang disandang dan fitur-fitur yang melengkapinya, Mazda CX-3 masuk dalam segmen SUV compact, yang ditempati Mazda CX-5, Honda CR-V, Nissan XTrail, Chevrolet Captiva, Mitsubishi Outlander, Renault Koleos, dan Subaru Forester.

 

All New Mazda CX-3 dipasarkan dengan 2 varian, yakni Mazda CX-3 Touring dan Mazda CX-3 Grand Touring. Kedua varian menyandang mesin berkapasitas 2.0 Liter, 4 silinder segaris, double over-head camshaft (DOHC), 16 katup (4 katup per silinder), yang menggunakan teknologi SKYACTIV. Tenaga maksimum yang dihasilkan 148 PS pada 6.000 rpm, sementara torsi maksimumnya 192 Nm pada 2.800 rpm. Tenaga dan torsi mesin disalurkan ke roda depan. Mesin Mazda CX-3 dilengkapi fitur i-stop idling stop system. Sistem itu secara otomatis akan mematikan mesin ketika mobil dalam keadaan berhenti penuh, saat lampu merah pada lampu lalu lintas menyala. Pada saat pedal gas diinjak, tanpa terasa, mesin langsung menyala kembali.

Tachometer (indikator penunjuk putaran mesin) pada Cluster Meter menggunakan petunjuk analog, sementara spidometer menggunakan petunjuk digital. Kecepatan mobil juga ditampilkan melalui Color Head-up display yang di tempatkan di atas dashboard tepat di atas Cluster Meter. Dengan demikian, pengendara dapat melihat kecepatan mobil tanpa perlu menundukkan kepala ke Cluster Meter. Berkat SKYACTIV-DRIVE, pergantian gigi persneling, yang terdiri dari 6 tingkat kecepatan, berlangsung dengan cepat, lembut, dan langsung, mirip dengan menggunakan persneling manual. All New Mazda CX-3 juga menggunakan SKYACTIV-BODY yang menjadikan kerangka bodi lebih ringan dan lebih kokoh untuk meningkatkan pengendalian dan keselamatan, serta SKYACTIV-CHASSIS yang terkait dengan suspensi dan setir untuk meningkatkan kenyamanan dan satu kesatuan antara mobil dan pengendaranya.

Seperti mobil-mobil kelas di atasnya, All New Mazda CX-3 dilengkapi dengan dynamic stability control (DSC) dan traction control system (TCS). Dengan menerapkan rem pada roda-roda tertentu, DSC menjamin pada saat memasuki tikungan, mobil tidak akan mengalami understeer atau oversteer. Sementara TCS membuat roda memiliki penapakan yang baik pada permukaan jalan.

Yang menarik adalah fitur G-Vectoring Control (GVC), yang merupakan bagian dari SKYACTIV-VEHICLE DYNAMICS. Pada saat mobil memasuki tikungan, GVC akan mengurangi torsi mesin sebanyak maksimum 3 persen sehingga bobot mobil akan berpindah ke depan, dan mengembalikannya lagi saat mobil meninggalkan tikungan. Selain menjadikan cengkraman pada roda depan bertambah, gaya sentrifugal (dorongan ke samping) pun dialihkan sedikit ke depan sehingga badan pengemudi dan penumpang tidak terdorong ke kiri dan ke kanan.

Pada tanggal 20-21 April 2017, 12 awak media sempat mengikuti acara media drive All New Mazda CX-3 Jakarta-Bandung. Dalam kesempatan itu, para awak media mencoba dan merasakan sendiri fitur GVC. PT Eurokars Motor Indonesia membuat trek khusus di kawasan Sirkuit Sentul untuk menjajal fitur GVC. Pada tahap pertama, awak media mengendarai Mazda CX-3 lama yang tidak dilengkapi dengan fitur GVC. Kemudian, tahap kedua, awak media mengendarai Mazda CX-3 yang dilengkapi fitur GVC. Perbedaannya, langsung terasa. Pengendara dan penumpang Mazda CX-3 yang menggunakan GVC, tidak terdorong ke kiri atau ke kanan saat melintas di trek khusus yang berbentuk angka 8 itu.

Untuk SUV di kelasnya, Mazda CX-3 termasuk lengkap perangkat keselamatan pasifnya. Airbag (kantung udara) tidak hanya tersedia di depan, tetapi juga di samping (side airbag) dan memanjang di sisi dalam mobil dari Pilar A hingga Pilar C (curtain airbag).

Dari Sirkuit Sentul, perjalanan dilanjutkan ke Bandung melalui jalur Puncak Pass. Dari 6 unit Mazda CX-3 yang digunakan dalam media drive Jakarta-Bandung, yang paling menonjol adalah Mazda CX-3 Grand Touring yang fiturnya paling lengkap.

Mazda CX-3 Grand Touring dilengkapi dengan Blind Spot Monitoring, Adaptive LED Headlamps, Rear Cross Traffic Alert, Lane Departure Warning System, Smart City Brake Support (Forward & Reserve), dan Driver Attention Alert.

 

Dengan adanya fitur Smart City Brake Support (Forward & Reserve), menjadikan dalam kecepatan rendah pada pengendaraan di dalam kota Mazda CX-3 secara otomatis akan menerapkan rem (memberhentikan mobil) jika jarak dengan kendaraan atau hambatan di depannya dianggap terlalu dekat dan berpotensi menabrak.

Dalam acara media drive Mazda CX-3 Jakarta-Bandung tampak bahwa pada kecepatan tinggi (di atas 80 kilometer) fitur Smart City Brake Support (Forward & Reserve) secara tidak langsung juga bekerja. Ketika voorijder di depan iring-iringan mobil Mazda CX-3 yang melaju dengan kecepatan 90 kilometer di ruas tol Cipularang tiba-tiba berhenti, ada salah seorang awak media tidak menginjak pedal rem secara kuat sehingga walaupun kecepatan sudah menurun drastis tetapi mobil tetap meluncur ke arah mobil yang berada di depannya yang sudah berhenti. Namun, tabrakan tidak terjadi karena fitur  Smart City Brake Support (Forward & Reserve) langsung memberhentikan mobil itu tepat pada waktunya.

Namun, bagi pengendara yang cenderung menempel ketat mobil atau kendaraan lain yang berada di depannya, fitur Smart City Brake Support (Forward & Reserve) dianggap sebagai gangguan karena mobil kerap mengerem sendiri karena jarak dengan kendaraan di depannya dianggap terlalu dekat.

Berkat fitur Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, dan Driver Attention Alert, pengendara Mazda CX-3 sepenuhnya menyadari keadaan di sekitar mobil yang dikendarainya sehingga potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan sampai ke batas yang minimal.

Kursi-kursi Mazda CX-3 Touring dibalut bahan Leatherette (kulit sintetis) + semi mat cloth, sementara Mazda CX-3 Grand Touring menggunakan bahan kulit asli + Lux Suede (kain bludru mewah). Pada Mazda CX-3 Grand Touring kursi pengendara dapat diatur (disetel) secara elektris dan dilengkapi dengan penopang panggul yang dapat diatur. Setelan kursi yang nyaman bagi pengendara dapat disimpan di memori.

All New Mazda CX-3 tersedia dalam 5 pilihan warna, yakni Snowflake White Pearl, Machinery Grey, Soul Red, dan Titanium Flash.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s