Akankah Xpander Menggantikan Si Legenda T120?

 

Di saat angka pemesanan si pendatang baru Mitsubishi Xpander di Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2017 menembus angka 5.000 unit, tepatnya 5.281 unit, muncul pertanyaan besar di benak, dapatkah Mitsubishi Xpander dapat mengulang sukses Mitsubishi Colt T120 yang merajai jalanan di negara ini 40-30 tahun silam?

Perjalanan waktu satu dua tahun ke depanlah yang akan membuktikan hal itu. Kemampuan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia memenuhi seluruh pesanan itu tepat waktu, layanan purna jual yang baik dan dengan harga yang terjangkau, serta tetap besarnya permintaan konsumen akan Mitsubishi Xpander yang akan sangat menentukan hal itu.

Dalam tulisan yang lalu, yang berjudul ”Mitsubishi Expander Siap Unjuk Gigi”, telah disebutkan bahwa produk yang unggul saja tidak cukup. Ada banyak faktor lain yang diperlukan untuk mendominasi pasar. Mulai dari pelayanan—sejak orang datang ke show room untuk memesan mobil, mendapatkan unit, hingga menerima layanan purna jual—, strategi pemasaran dan penjualan, karakter konsumen, serta faktor X, yang bisa disebut dengan nasib balik.

Ada beberapa mobil yang begitu masuk ke suatu segmen, langsung mendominasi, seperti Toyota Avanza, Honda Jazz, dan Honda HRV untuk menyebut beberapa. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) besar tahu bagaimana sulitnya menyingkirkan pesaing dari posisinya. Berbagai ragam strategi telah diakukan tetapi si pesaing tetap bertahan dengan nyaman di tempatnya.

Jalan yang akan dihadapi Mitsubishi Xpander           di segmen low multi-purpose vehicle (low MPV) sungguh tidak mudah. Memang Mitsubishi adalah brand yang kuat—tidak ada yang meragukannya—, tetapi brand-brand yang dilawannya di segmen itu juga tidak kalah kuatnya. Ada nama-nama besar seperti, Toyota (Avanza), Honda (Mobilio), Suzuki (Ertiga), dan Daihatsu (Xenia). Untuk melawannya tentu tidak mudah, karena brand-brand itu tentu tidak akan tinggal diam.

Pasar low MPV Sudah ramai

Berbeda dengan Mitsubishi Colt T120, Mitsubishi Xpander datang pada saat segmen low MPV sudah ramai. Untuk mesin tidak ada yang istimewa, Mitsubishi Xpander menyandang mesin dengan kapasitas 1.5 Liter, sama seperti para pesaingnya. Demikian juga dengan penggunaan sistem penggerak roda depan. Daya penarik utamanya, adalah sosoknya yang menarik, dan ground clearance-nya yang tertinggi di segmen itu, 20,5 sentimeter. Ground clearance adalah jarak antara bagian bawah mobil dengan permukaan tanah.

Sementara Mitsubishi Colt T120 yang masuk tahun 1972, yang satu tahun sebelumnya didahului oleh Mitsubishi Colt T100, muncul sebagai satu-satunya mobil niaga yang berukuran compact. Mula-mula Mitsubishi Colt T120 hadir dalam bentuk pick up, dan kemudian juga diubah menjadi minibus. Mitsubishi Colt T120 menyandang mesin berkapasitas 1.4 Liter (1.378 cc). Mobil niaga lainnya berukuran mungil, seperti Honda TN 360, yang kemudian juga diikuti oleh mobil niaga sekelas dari Daihatsu, Subaru, dan Suzuki. Kemudian, juga hadir mobil niaga yang berukuran menengah yang lebih besar, yakni Toyota Hiace.

Tanpa pesaing, Mitsubishi Colt T120 dengan cepat mendapatkan tempat di hati masyarakat, bahkan juga masyarakat pendesaan. Keandalan dan ketangguhan, serta kemudahannya dirawat, memperkukuh kehadiran Mitsubishi Colt T120 di negara ini.  Mitsubishi Colt T120 bahkan mendapatkan julukan ”Si Raja Jalanan”.

Tahun 1977, lima tahun setelah kehadirannya, muncul Toyota Kijang, mobil niaga yang berukuran compact. Toyota Kijang menjadi pesaing tangguh bagi Mitsubishi Colt T120. Joko Trisanyoto, pensiunan Marketing Director PT Toyota Astra Motor, mengungkapkan, betapa beratnya perjuangan Toyota Kijang untuk menggantikan posisi Mitsubishi Colt T120 yang mucul lima tahun lebih dulu.

Pada tahun 1981, sembilan tahun setelah kehadirannya, PT Krama Yudha Tiga Berlian menghentikan produksi dan penjualan Mitsubishi Colt T120, serta menggantikannya dengan Mitsubishi Colt L300 yang dimensinya lebih besar dan menyandang mesin diesel. Toyota Kijang kemudian merajai segmen itu. Pada tahun 1999, muncul Mitsubishi Kuda yang sosoknya agak mirip dengan Toyota Kijang, tetapi tidak dapat menyaingi Toyota Kijang.

Pencapaian Mitsubishi Colt T120 merupakan legenda. Pertanyaannya, dapatkah Mitsubishi Xpander menggantikannya? Biarlah waktu yang akan menjawabnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s