All New Mazda CX-5 Dekati Kelas Premium*

(*harga tetap di kelasnya)

Tanggal 10 Agustus 2017 lalu, pada pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai distributor resmi mobil Mazda di Indonesia, meluncurkan generasi kedua Mazda CX-5, yakni All New Mazda CX-5.

Mazda CX-5 adalah model unggulan Mazda Motor Corporation. Itu sebabnya, ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2012, Mazda CX-5 adalah model Mazda pertama yang menggunakan teknologi SKYACTIV khas Mazda secara penuh. Mulai dari bodi, chassis, mesin, hingga transmisi. Dan, semua itu dimaksudkan untuk mengoptimalkan performa pengendaraan (driving performance).

Seperti pendahulunya, All New Mazda menyandang mesin SKYACTIV dengan kapasitas 2.5 Liter (2.488 cc), 4 silinder segaris, double over-head camshaft (DOHC), 16 katup (4 katup per silinder). Namun, tenaga maksimum yang dihasilkan 187 PK pada 6.000 putaran mesin per menit (rpm), meningkat 3 PK dari pendahulunya. Demikian juga torsi maksimumnya 251 Nm pada 3.250 rpm, meningkat 1 Nm dari pendahulunya.

Tenaga dan torsi itu disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatik dengan 6 tingkat kecepatan.

All New Mazda CX-5 dipasarkan dengan dua varian, yakni All New Mazda CX-5 Elite, varian yang tertinggi, dan All New Mazda CX-5 GT. Mazda Motor Corporation Jepang sangat serius dengan pengembangan Mazda CX-5. Sejatinya, Mazda CX-5 berada di segmen sport utility vehicle (SUV) compact papan tengah yang ditempati Chevrolet Captiva, Honda CR-V, Nissan XTrail, Renault Coleos, Subaru Forester, Suzuki Grand Vitara, dan Mitsubishi Outlander. Namun, Mazda Motor Corporation Jepang mengangkat All New Mazda CX-5 mendekati kelas premium yang ditempati BMW X1 dan Mercedes Benz GLA.

Selain desainnya, baik eksterior maupun interior, dibuat dengan cita rasa Eropa, All New Mazda CX-5 pun dilengkapi dengan G-Vectoring Contro (GVC), Adaptive LED headlights (ALH), Adaptive front-lighting system (AFS), Smart city brake support saat mobil maju dan mundur (SCBS F/R), Lane-keep assist system (LAS), Lane departure warning system (LDWS), Blind spot monitoring (BSM), Rear cross traffic alert (RCTA), Driver attention alert (DAA), serta Head-up display di kaca depan. All New Mazda CX-5 pun dilengkapi dengan sound system papan atas Bose® yang menggunakan 10 speaker.

GVC membuat badan pengendara dan penumpang tidak terdorong miring saat mobil menikung; ALH membantu pengendara melihat dengan baik di kegelapan malam; AFS membantu pengendara melihat keadaan di tikungan sebelum mobil memasuki tikungan; ketika mobil melaju dengan kecepatan 4-30 kilometer (km) per jam, SCBS F akan menerapkan rem secara otomatis jika mobil dianggap terlalu dekat mobil atau hambatan lain di depannya; saat mobil mundur dengan kecepatan 2-8 km per jam, SCBS R akan menerapkan rem jika mobil terlalu dekat dengam mobil atau hambatan lain di belakangnya; jika mobil tanpa di sengaja melaju keluar dari lajur dengan melindas garis batas lajur, LAS akan memperingatkan pengendara dengan menggetarkan setir atau dengan membunyikan alarm. LAS tidak berfungsi, jika lampu sein dinyalakan; LDWS menjaga agar mobil tetap melaju di tengah-tengah lajur. Jika mobil terlalu ke kiri maka peringatan akan diberikan melalui speaker di kiri, sedangkan jika terlalu ke kanan peringatan diberikan melalui speaker di kanan; BSM menggunakan radar untuk memantau kendaraan lain yang berada di titik mati (blind spot) yang tidak dilihat pengendara melalui kaca spion. Peringatan akan diberikan dengan memberi peringatan lewat tulisan yang tertera di kaca spion kiri atau kanan, sesuai dengan di mana kendaraan itu berada; pada saat mobil akan mundur dari area parkir vertikal, RCTA akan memperingatkan pengendara apabila ada mobil yang melaju di belakangnya; apabila mobil melaju dengan kecepatan di atas 65 km per jam, serta DAA langsung berfungsi memonitor apakah pengendara mengantuk atau fokus ke jalan atau tidak, dan langsung memberi peringatan dan meminta pengendara beristirahat jika DAA mendeteksi pengendara mengantuk atau lelah sehingga tidak fokus ke jalan.

All New Mazda CX-5 juga dilengkapi dengan head-up display, di mana kecepatan mobil direfleksikan secara digital di kaca depan, berikut dengan batas kecepatan maksimum yang diizinkan di ruas jalan yang dilalui. Dan, untuk kenyamanan pengendara, kursi pengendara dilengkapi dengan seat memory switch. Dengan fitur itu, posisi ideal kursi pengendara yang disetel oleh pengendara asli (pemilik) dapat dipertahankan.

Dengan demikian, apabila mobil dikendarai oleh pengendara lain dan ia mengubah setelan posisi kursi pengendaranya, pengendara asli dapat mengembalikan setelan posisi kursi pengendara ke posisi awal, hanya dengan menekan tombol.

Tidak ada SUV di segmen itu yang memiliki fitur selengkap itu. Uniknya, walaupun All New Mazda CX-5 diangkat mendekati kelas premium dan didatangkan secara utuh (completely built-up) dari Jepang, tetapi harganya tidak ikut naik ke kelas premium. Harganya tetap di harga SUV papan tengah, dikisaran Rp 500an juta.  All New Mazda CX-5 Elite dijual dengan harga Rp 552,3 juta, sementara All New Mazda CX-5 GT dijual dengan harga Rp 530,3 juta.

All New Mazda CX-5 dipasarkan dengan 6 pilihan warna, yakni Soul Red Crystal Metalic, Machine Grey Metallic, Sonic Silver Metallic, Snowflake White Pearl Mica, Meteor Grey Mica, dan Jet Black Mica. Ada tambahan harga Rp 4 juta untuk warna Soul Red Crystal Metallic dan Machine Grey Metallic.

Andalan EMI

All New Mazda CX-5 adalah salah satu andalan EMI karena itu sebelum secara resmi diluncurkan, tanggal 11-13 Juli 2017, EMI memberikan kesempatan kepada beberapa jurnalis melakukan test drive (uji kendara) All New Mazda CX-5 dari Malang-Banyuwangi-Nusa Dua (Bali) dengan menempuh total perjalanan sejauh 569,3 kilometer. Tujuannya agar para jurnalis itu dapat merasakan sendiri kelebihan All New Mazda CX-5 dibandingkan dengan pendahulunya, atau SUV lain yang ada dalam referensinya.

Dari Jakarta, wartawan diterbangkan ke Malang dengan menggunakan pesawat terbang Sriwijaya Air. Dari Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, menuju ke Hotel Santika, Banyuwangi, melalui Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, dengan jarak 299,1 kilometer. Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan ke Laguna Hotel, Nusa Dua, Bali dengan jarak 230,7 kilometer. Iring-iringan All New Mazda CX-5 berhenti di Ketapang untuk menyeberang ke Gilimanuk dengan menggunakan feri. Setelah bermalam di Laguna Hotel, perjalanan dilanjutkan ke Bandar Udara Ngurah Rai, dengan singgah di Kandara Beach untuk makan siang, dengan jarak 39,5 kilometer.

Bukan hanya itu, setelah diluncurkan di GIIAS 2017, EMI pun melakukan rangkaian roadshow di enam kota, dimulai di Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan diakhiri di Makassar. Roadshow di enam kota itu dilakukan untuk menunjukkan komitmen EMI untuk membangun merek Mazda dan meningkatkan kepercayaan konsumen tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di seluruh Indonesia.

Itu belum semua, All New Mazda CX-5 juga muncul di GIIAS Surabaya Auto Show 2017, 20-24 September 2017, di Grand City, Surabaya, bersama-sama dengan All New Mazda2 dan All New Mazda CX-3.

Roy Arman Arfandy, Presiden Director PT Eurokars Motor Indonesia, disaksikan oleh Ricky Thio, Sales, Marketing and PR Director PT EMI, dan Fedy Dwi Parileksono, Head of PR PT EMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s