Partai Republik AS & Perdamaian

on

Partai Republik Amerika Serikat (AS) selalu diposisikan sebagai partai yang inward looking, selalu melihat ke dalam. Segala sesuatu dilihat dari sudut pandang AS semata. Berbeda dengan Partai Demokrat yang biasanya lebih outward looking, melihat keluar, dan pragmatis.

Pandangan seperti itu pula yang muncul ketika Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS pada tanggal 20 Januari 2017. Dalam melihat persoalan-persoalan dunia, Trump seolah-olah berjalan sendiri tidak peduli dengan pandangan negara-negara sekutunya. Pada tanggal 26 Desember 2017, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahawa AS mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan segera memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Jerusalem.

Pengumuman itu bisa diduga membuat negara-negara Arab sekutu AS berang. Uni Eropa pun menentang keputusan Presiden AS Donald Trump karena khawatir keputusan itu dapat mengganggu proses perdamaian di Timur Tengah. Banyak protes dilontarkan tapi Trump tetap pada keputusannya. Tanggal 14 Mei 2018, AS meresmikan pembukaan kedutaan besarnya di Jerusalem.

Namun, satu bulan sebelum meresmikan kedutaan besarnya di Jerusalem, tiba-tiba Presiden Donald Trump menyatakan siap bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un. Banyak yang menyangsikan hal itu, mengingat Korea Utara adalah musuh bebuyutan Amerika Serikat, demikian juga sebaliknya, AS adalah musuh bebuyutan Korea Utara. Bahkan, pada awal tahun 2018, kedua tokoh itu masih terlibat dalam perang kata-kata.

Ternyata Presiden AS Donald Trump benar-benar bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura, 12 Juni 2018 lalu. Pertemuan bersejarah antara Trump dan Jong Un itu menjadi awal penting bagi tercapainya perdamaian dan kestabilan keamanan di Semenanjung Korea.

Sejarah memperlihatkan, Partai Republik AS itu adalah partai yang inward looking, tetapi tidak dapat dimungkiri bahwa Partai Republik lah yang mendamaikan AS dengan musuh bebuyutannya. Kita belum melupakan bahwa 33 tahun yang lalu adalah Partai Republik AS pula yang merintis pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Uni Soviet Mikhail Gorbachev, seterunya. Saat itu, Presiden AS Ronald Reagan dan Mikhail Gorbachev mengadakan pertemuan puncak di Geneva, Swiss, 19-20 November 1985. Topik yang dibahas keduanya adalah tentang hubungan diplomatik internasional dan perlombaan senjata.

Presiden AS Ronald Reagan percaya dengan itikad baik Sekretaris Jenderal Mikhail Gorbachev. Kebijakan Ronald Reagan kemudian dilanjutkan Presiden AS George HW Bush, yang menggantikannya 20 Januari 1989. George HW Bush adalah Wakil Presiden pada dua periode pemerintahan Presiden Ronald Reagen (1981-1989). Perdamaian yang dirintis oleh Partai Republik itu akhirnya mengarah pada berakhirnya Perang Dingin antara Eropa Barat dan Eropa Timur, dan diruntuhkannya tembok yang memisahkan Jerman Barat dengan Jerman Timur, serta tembok yang memisahkan Berlin Barat dan Berlin Timur.

Itu adalah pencapaian yang luar biasa. Kita belum tahu pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un akan mengarah ke mana? Akan tetapi, kita tahu jika dua musuh bebuyutan bertemu dan berdialog, itu adalah hal yang positif. Oleh karena dengan berdialog, dua pihak yang bermusuhan meninggalkan senjata di belakang.

Apa yang dikatakan Gorbachev usai pertemuan puncak di Geneva tahun 1985 bisa dijadikan acuan. ”Kami melihat pertemuan di Geneva secara realistik, tanpa harapan yang besar, tetapi kami berharap dapat meletakkan dasar bagi dialog yang lebih serius di masa depan,” kata Gorbachev.  Sementara Reagan mengemukakan, sama seperti Presiden AS Dwight Eisenhower  pada tahun 1955 (Partai Republik), ia percaya hubungan pribadi antara pemimpin penting sebagai langkah pertama untuk menghilangkan hambatan ketegangan yang ada di antara kedua negara.

(image via people.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s